Social Commerce vs Website Sendiri: Strategi Jualan 2026
07 Jul 2026
· by Super Admin
Social commerce meledak: live shopping, keranjang di TikTok, katalog Instagram. Lalu apakah website toko sendiri masih relevan di 2026? Justru makin penting — dengan peran yang berbeda.
Kekuatan Social Commerce
Jangkauan besar, impulse buying, dan format video yang meyakinkan. Untuk produk visual berharga terjangkau, social commerce adalah mesin akuisisi yang hebat.
Kelemahannya yang Jarang Dibahas
- Komisi platform terus naik seiring ketergantungan Anda
- Data pelanggan milik platform, bukan milik Anda
- Aturan bisa berubah kapan saja — pembatasan, pemblokiran, perubahan algoritma
- Perang harga sesama penjual di platform yang sama
Strategi Dua Kaki untuk 2026
Pola pemenang yang kami amati: akuisisi di media sosial, retensi di aset sendiri. Konten viral menarik pembeli pertama; website + WhatsApp menyimpan data pelanggan, membangun repeat order, dan menjual tanpa potongan komisi.
Mulai dari Mana?
Jika penjualan sosial Anda sudah stabil, itu sinyal tepat membangun toko online sendiri — sebelum ketergantungan platform jadi terlalu dalam.